Website SMAN 3 Pangkalan Bun

Kontak

    Layanan Lain

    • Cek Absen Online
    • Kemdikbud
    • Sertifikasi Guru
    • BSE
    • Rumah Belajar

    Statistik Pengunjung

    Total Pengunjung :
    IP address anda : 3.214.224.207

    Asesmen Nasional (ANBK) Tahun 2021 SMAN 3 Pangkalan Bun

    Last Update : 02 Oktober 2021

    SMANTRI - Pelaksanaan Asesmen Nasional  (AN) di SMA Negeri 3 Pangkalan Bun dilaksanakan selama 2 hari yakni tanggal 29-30 September 2021. Hari pertama  materi ujian adalah Literasi membaca dan Survei Karakter. Sedangkan, pada hari ke dua yakni Numerasi dan Survei Lingkungan. Siswa yang mengikuti AN sebanyak 50 siswa dan dibagi dalam 3 ruang ujian. Setiap ruang ujian akan diisi oleh 15 orang siswa, satu orang proktor dan satu pengawas silang. Hal ini disampaikan oleh kepala SMA Negeri 3 Pangkalan Bun, Darlis Intang, S.Pd., M.Pd. di ruang kerjanya seusai memantau kegiatan Asesmen Nasional Berbasis Komputer di laboratorium komputer SMA Negeri 3 Pangkalan Bun bersama perwakilan dari LPMP dan Dinas Pendidikan Provinsi.

    “Alhamdulillah, siswa SMA Negeri 3 Pangkalan Bun yang ditunjuk oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan sebagai salah satu peserta Asesmen Nasional (AN) telah mengikuti kegiatan AN.  Kegiatan ini berlangsung selama dua hari. Selama kegiatan tidak ada mengalami kendala. Para siswa, proktor dan pengawas silang melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya dengan baik.” terangnya. 

     

    Kepala sekolah juga menyampaikan bahwa kegiatan Asesmen Nasional adalah program penilaian terhadap mutu setiap sekolah. Mutu satuan pendidikan dinilai berdasarkan hasil belajar siswa yang mendasar (literasi, numerasi dan karakter), serta kualitas proses belajar mengajar dan iklim satuan pendidikan yang mendukung pembelajaran. Hasil AN nantinya akan menjadi evaluasi bagi kita semua untuk pengembangan SMA Negeri 3 Pangkalan Bun kedepannya.

    Sehubungan dengan materi asesmen nasional (AN), salah satu peserta AN Ridho Nur Juniartanto menyampaikan bahwa tingkat kompleksitas soal-soal literasi dan numerasi pada ujian AN tahun ini cukup tinggi. Walaupun demikian, Ridho berusaha untuk  menjawab semua soal-soal yang ada. Selain itu, kegiatan AN ini sebagai wahana untuk belajar lebih giat lagi untuk menghadapi tantangan di masa yang akan datang.

    “Soal-soal literasi cukup sulit. Teksnya panjang-panjang. Begitu juga soal-soal numerasi. Tingkat kompleksitasnya cukup tinggi. Walaupun begitu, saya tetap bersyukur karena mendapat kepercayaan untuk mengikuti AN ini. Kegiatan AN sangat memotivasi saya untuk lebih giat belajar lagi.” ujarnya.

    Untuk pelaksanaan pengawasan di ruang ujian AN di SMA Negeri 3 Pangkalan Bun, Nanik Muntamah, S.Pd., salah satu pengawas silang menyampaikan apresiasinya pelaksanaan AN berlangsung sangat baik. Para peserta datang dan ke luar ruangan  ujian tepat waktu. Begitu juga selama mengikuti ujian, para siswa sangat patuh dan taat dengan tata tertib selama mengikuti asesmen. Selain itu, kondisi ruang ujian yang sejuk dan menyenangkan membuat kegiatan ujian dapat terlaksana dengan nyaman.

    “Luar biasa. Saya sangat terkesan. Di sini, para siswanya sangat taat dan patuh dengan tata tertib ujian. Begitu juga dengan sarana dan prasarana ujian  yang sangat  bagus, sehingga kegiatan AN berlangsung dengan baik dan nyaman.” ungkapnya.

    Di temuai ditempat terpisah, ketua panitia AN SMA Negeri 3 Pangkalan Bun, Mujiati, S.Pd., berharap pelaksanaan asesmen nasional (AN) patutlah didukung oleh semua pihak. Semua guru diminta untuk mengisi kuisioner Survei Lingkungan Belajar. Semua kebijakan pemerintah ini tentunya akan memberikan dampak positif bagi perkembangan pendidikan di Indonesia, khususnya di SMA Negeri 3 Pangkalan Bun. Kita semua ingin kualitas pendidikan di negara kita setara dengan pendidikan di negara-negara yang lebih maju. 

     

    Halaman Lainnya