Website SMAN 3 Pangkalan Bun

Kontak

    Layanan Lain

    • Cek Absen Online
    • Kemdikbud
    • Sertifikasi Guru
    • BSE
    • Rumah Belajar

    Statistik Pengunjung

    Total Pengunjung :
    IP address anda : 3.214.224.207

    Ratusan Siswa SMAN 3 Pangkalan Bun Terima Vaksinasi Covid-19 Dosis Pertama

    Last Update : 21 September 2021

    SMANTRI - Sebanyak 800-an siswa SMA Negeri 3 Pangkalan Bun mengikuti program vaksinasi Covid-19 di Ruang MM SMA Negeri 3 Pangkalan Bun, Jalan Tjilik Riwut II.  Vaksinasi yang dilakukan oleh Tim dari Puskesmas Madurejo bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Kotawaringin Barat, dan pihak sekolah dilaksanakan hari sabtu, 18 September 2021.

    Kepala SMA Negeri 3 Pangkalan Bun, Darlis Intang, S.Pd., M.Pd. mengatakan bahwa vaksinasi di sekolah, khususnya di SMA Negeri 3 Pangkalan Bun, merupakan tindak lanjut progam pemerintah untuk usia 12-18 tahun. “Oleh karena itu, kami menyambut baik dan sangat proaktif agar program vaksinasi terlaksana,” ujar Darlis dalam keterangannya, Sabtu, 18 September 2021. “Selain itu, program vaksinasi untuk pelajar ini juga dilakukan dalam rangka persiapan untuk menghadapi Pembelajaran Tatap Muka (PTM) walaupun waktu pelaksanaan belum bisa dipastikan,” imbuh Darlis.

    Hari ini, Sabtu, 18 September 2021 merupakan kegiatan vaksinasi dosis pertama. Dosis kedua akan diberikan pada Sabtu, 16 Oktober 2021 mendatang. Vaksinasi Covid-19 untuk siswa-siswi ini menggunakan vaksin Sinovac dan dilaksanakan di Ruang Multi Media SMA Negeri 3 Pangkalan Bun.

    Vaksinasi Covid-19 ini diselenggarakan khusus untuk siswa Sekolah Menengah Atas Negeri Pangkalan Bun. Tidak ada peserta lain yang ikut vaksinasi. Para guru dan karyawan SMA N 3 Pangkalan Bun pada beberapa waktu yang lalu sudah melakukan vaksinasi semua.

    Salah satu orang tua/wali murid dari siswa SMA Negeri 3 Pangkalan Bun, Suyono, S.H. menyambut baik dilakukanya vaksinasi di sekolah. “Membuat tenang hati orang tua, karena putra-putri kami sudah dapat divaksin, sekaligus menjadi bagian dari herd immunity yang menjadi program Pemerintah,” katanya.

    Sementara itu, menurut salah satu siswi yang ikut program vaksinasi, Areta Triani Putri, bahwa program vaksinasi ini membuat tenang pikirannnya. “Nggak sakit, nggak takut, saya sangat senang mengikuti kegiatan vaksinasi ini karena ingin cepat masuk sekolah,” ucap Areta. Hal serupa juga disampaikan oleh ketua OSIS SMAN 3 Pangkalan Bun, Muhammad Hilmy Rafi “Jujur sangat senang karena setelah proses vaksin kegiatan-kegiatan disekolah yang tertunda bisa  bisa segera berlangsung normal kembali,” imbuhnya 

    Sementara itu, koordinator pelakasana kegiatan vaksin Yessy Aristy, S.Pd mengatakan, seluruh peserta didik menerima suntik vaksin dalam sehari. Mekanisme vaksin dilakukan secara bergantian. Pembagian kelas dibagi tiga sesi. Dalam satu sesi, pihaknya dapat melayani delapan kelas. Sehingga dalam tiap dua jam, satu angkatan selesai disuntik. “Dalam hal ini kami bekerja sama dengan Puskesmas dan DKK. Nakes didatangkan dari Puskesmas Madurejo,” katanya.

    Saat vaksinasi, para siswa hanya menunjukkan fotokopi Kartu Keluarga (KK) di meja pendaftaran ulang. Vaksinasi dimulai siswa kelas XII pada pukul 07.30, dan dilanjutkan siswa kelas XI pada dua jam berikutnya dan kemudian siswa kelas X. Yessy mengatakan, pihak sekolah menyediakan 14 meja screening kesehatan dengan puluhan kursi berjajar di ruang multi media. Untuk penyuntikan tersedia di ruang yang sudah diberikan pembatas yang telah di desain sedemikian rupa. Ia menambahkan, dengan memvaksin semua peserta didiknya merupakan langkah awal untuk mencapai herd immunity. Dengan begitu, sekolahnya memenuhi salah satu syarat untuk mengadakan pembelajaran tatap muka. Tentunya bila kondisi telah membaik dan sudah ada arahan dari pemerintah.

     

    Halaman Lainnya